Halo rekan-rekan sekalian dan para pemilik bisnis. Kembali lagi dengan saya Adrianus Alvia Priambodo. Selama lebih dari 13 tahun saya berada di fungsi Finance, Accounting & Tax, sering saya lihat di banyak perusahaan, terutama yang sedang bertumbuh atau berada di fase transisi, fungsi finance berada di posisi yang serba salah. Di satu sisi, owner dan direksi menuntut laporan cepat, rapi, dan akurat. Di sisi lain, struktur tim sengaja dibuat ramping demi menjaga biaya tetap terkendali. Tampilkan / Sembunyikan Daftar Isi Daftar Isi: Dalam kondisi seperti ini, peran finance manager single fighter bukan lagi hal yang asing. Bahkan, di beberapa bisnis, peran ini tidak hanya dianggap sementara, melainkan sebagai desain organisasi yang sengaja dipilih. Kalau Bandung Bondowoso saja bisa membuat 1.000 candi dalam satu malam dengan bantuan jin karena di paksa Roro Jonggrang, apakah sebuah paksaan juga bisa membuat seorang finance manager menjadi singl...
Halo rekan-rekan sekalian dan para pemilik bisnis. Kembali lagi dengan saya Adrianus Alvia Priambodo. Selama lebih dari 13 tahun saya berada di fungsi Finance, Accounting & Tax, ada satu permasalahan yang tidak jarang terjadi di sebuah perusahaan yaitu alarm bisnis sudah jelas berbunyi, tetapi tidak ada yang benar-benar bangun dan merespons. Tampilkan / Sembunyikan Daftar Isi Daftar Isi: Alarm ini bukan berupa sirene atau notifikasi keras. Ia muncul dalam bentuk tanda bisnis bermasalah yang sebenarnya sangat kasat mata di laporan keuangan perusahaan. Sayangnya, karena tidak menimbulkan krisis instan, banyak pemilik bisnis memilih menunda respons. Hingga suatu hari, masalahnya sudah terlanjur membesar. Baca juga: Topik Strategi Bisnis lainnya Fenomena di Lapangan Di perusahaan kecil hingga menengah, fenomenanya hampir seragam. Laporan keuangan perusahaan tersedia setiap bulan. Bahkan sebagian sudah dilengkapi dashboard mingguan. A...